Pemuda cerdas, Lawan Radikalisme dan Menjaga Self-Esteem Bangsa

0
163
views

Masyarakat yang cerdas adalah masyarakat yang bisa berpikir rasional, bertindak dengan tidak menggunakan emosi dan kekerasan. Pada intinya paradigma tentang ‘cerdas’ adalah kalimat yang begitu sulit untuk dijabarkan.

Self-esteem bisa diartikan sebagai harga diri. Dalam pemahaman yang luas, self-esteem adalah bagaimana cara invidu atau kelompok menjaga ketahana diri, etika diri, dan harga diri. Namun kali ini, self-esteem dikaitkan dengan negara, pada intinya self-esteem yang dimiliki oleh negara harus tetap dijaga, di pertahankan oleh generasi muda sebagai tonggak bangsa.  Selan itu, generasi sekarang harus mampu beradaptasi dengan lingkungan, belajar dari pengalaman, dan menjaga komunikasi antar sesama. Agar paham-paham yang bersifat merusak tidak gampang masuk dan menyerang pada syaraf-syaraf mental kita.

Dewasa ini, perkembangan intelektual generasi sangat berpengaruh bagi kemajuan bangsa. Lagi-lagi, generasi memang harus ikut andil dalam perubahan menuju Indonesia Damai, Indonesia Cerdas.

Salah satu contoh deskriptif perkembangan  intelektual yang mudah kita diagnosis adalah melalui dunia maya. sosial media adalah sarana yang begitu penting bagi kaum muda, bahkan anak kecil dan orang tua sekalipun. Jadi tidak menutup kemungkinan dari sanalah paham-paham nasionalisme, paham patriotisme yang selama ini menjadi perisai melawan radikalisme mulai kendor. Ini sangat disayangkan, generasi kita tidak pernah berpikir ke arah-arah tersebut. Lalu kedepannya bagaimanakah keadaan bangsa jika Prisai kita ini mulai terkikis?

Semua jawaban ada pada kita. Pada para generasi penerus. Kalau bukan kita yang bergerak, maka belum tentu ada yang akan bertindak. Kita tidak harus berperang, tidak harus saling memaki, tidak perlu saling menyakiti, kita hanya perlu berpikir rasional dan mengedepankan kepentingan umum. Walhasil, kita akan mendapatkan prisai kita yang tetap utuh dan kuat.

Era globalisasi yang sedang kita hadapi saat ini begitu berat. Segala kegiatan yang kita lakukan harus kita pikirkan resiko dan dampak yang akan kita dapatkan. Khususnya pada kehidupan dunia maya, sangat banyak hal-hal yang harus kita pilah. Buktikan kepada bangsa kalau kita memang generasinya yang cerdas.

Kita sebgai generasi harus bisa mencegah sedini mungkin konten-konten negatif yang dapat menjangkit virus-virus radikalis pada generasi kita yang lain. Sebab hal semacam itu tumbuh dan bereinkernasi, jadi kita juga harus bisa menangkal itu dengan tidak mudah mempercayai konten ataupun berita hoax yang di beroadcast di dunia maya maupun dunia nyata.

Jadi radikalisme adalah paham-paham yang bersifat dan menggunakan tindak kekerasan di dalamnya. Hal ini di tujukan untuk individu-individu dan kelompok-kelompok tertentu, generasi muda kita adalah target paling mereka gemari. Jadi, kita sebagai generasi Indonesia harus cerdas dalam menangkal radikal yang datang dari berbagai kalangan, yang muncul dari bermacam keadaan, kita harus selalu mampu membaca keadaan dan kondisi.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here